Jejak Purba di Kota Surakarta

Jejak Purba di Kota Surakarta

Surakarta merupakan salah satu kota menarik yang merekam jejak masa lalu sebagai salah satu artefak budaya yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Jejak Purba di Kota Surakarta dengan Budaya Jawa yang kental dengan masyarakat yang ramah, maka Surakarta pun menjadi salah satu objek wisata budaya yang tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal, tapi juga masyarakat asing. Kota Surakarta sendiri sebenarnya merupakan kota kecil yang tidak terlalu bisa dieksplorasi layaknya kota-kota besar di Indonesia. Namun, jejak purba di Kota Surakarta bisa dijelajahi melalui objek wisata Surakarta berikut ini.

  1. Keraton Kasunanan
Jejak Purba di Kota Surakarta

Jejak Purba di Kota Surakarta

Karena Surakarta memang daerah kerajaan, maka di sini Anda akan menemukan Keraton Kasunanan sebagai identitas Surakarta. Keraton yang satu ini merupakan tempat tinggal Sunan yang menerima kunjungan umum dengan tujuan-tujuan tertentu yang disetujui oleh pihak keraton. Di tempat yang satu ini, para pengunjung dapat menikmati suasana kerajaan dengan hadirnya berbagai macam benda koleksi Keraton dan juga terdapat pelataran pendopo keraton yang berpasir dengan pasir diambil langsung dari Gunung Merapi dan Laut Selatan.

Untuk mengunjungi Keraton Kasunanan, sebaiknya Anda datang pada jam 10 sampai jam 2 siang dengan pakaian sopan (perempuan mengenakan kain atau rok, sedangkan laki-laki mengenakan celana panjang rapi).

  1. Candi Sukuh
Jejak Purba di Kota Surakarta

Jejak Purba di Kota Surakarta

Objek wisata Surakarta lainnya yang juga merekam jejak purba nusantara adalah Candi Sukuh. Candi yang berada di sebelah timur Kota Surakarta ini sering disebut juga sebagai Candi Mesum karena banyaknya arca dan relief yang menampilkan organ-organ vital. Candi yang berada di wilayah Karanganyar ini berada sekitar satu jam dari pusat kota Surakarta. Tempatnya berada di lereng Gunung Lawu dengan ketinggian 1.189 mdpl.

  1. Candi Ceto

candi-ceto

Selain Candi Sukuh, di Surakarta juga terdapat Candi Ceto yang masih berada di deretan lereng Gunung Lawu. Candi ini nerada pada ketinggian 1.496 mdpl dan merupakan jalur pendakian ke arah puncak Gunung Lawu. Selain menikmati candi, para pengunjung juga akan dimanjakan dengan keindahan perkebunan teh Kemuning yang suasananya sejuk dan bisa mampir juga ke Rumah Teh Ndoro Donker yang cukup terkenal di Kota Surakarta.

  1. Museum Radya Pustaka

museum-radya-pustaka

Setelah berkunjung ke candi, saatnya untuk berkunjung ke museum yang menyimpan berbagai artefak budaya Jawa. Daya tarik museum yang satu ini adalah koleksi arca tua serta beberapa artefak khas Jawa seperti gong, wayang, dan ukiran bernuansa Jawa. Museum Radya Pustaka ini terletak di Jalan utama Kota Surakarta, yaitu di Jalan Slamet Riyadi yang berada dekat dengan Taman Sriwedari.

  1. Taman Kota Bale Kambang
Taman Balekambang, Festival payung

Taman Balekambang, Festival payung

Selain menapaki jejak-jejak purba di objek wisata Surakarta, Anda juga bisa bersantai sejenak di Taman Kota Bale Kambang. Taman yang satu ini sering dijadikan tempat tongkrongan oleh anak-anak muda di Kota Surakarta. Taman dengan luas sekitar 9,8 hektar ini memang memiliki suasana yang sejuk karena dipenuhi oleh pohon-pohon tua dengan daun yang rimbun. Uniknya lagi, Taman Kota Bale Kambang ini juga menyajikan pemandangan berupa binatang-binatang seperti angsa, ayam, dan rusa.

Binatang-binatang tersebut bebas berkeliaran di sekitar Taman Kota untuk merepresentasikan suasana alami dari taman ini. Di Taman Kota Bale Kambang juga terdapat sebuah tempat pertunjukan yang biasanya digunakan saat ada pertunjukan kesenian wayang orang.

Jadi rasanya Surakarta pun harus menjadi destinasi berlibur selanjutnya, ya!

Leave a Reply

watsup 081319253387Daftar Free Member
%d bloggers like this: