Kenapa semakin banyak pemuda kecanduan game, apa penyebabnya?

Kenapa semakin banyak pemuda kecanduan game, apa penyebabnya?

Kenapa semakin banyak pemuda kecanduan game, apa penyebabnya?

Kenapa semakin banyak pemuda kecanduan game, apa penyebabnya?

Seberapa parah tingkat kecanduan pemuda terhadap video game saat ini? Kenapa semakin banyak pemuda kecanduan game, apa penyebabnya? Sebuah riset yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari Princeton University, University of Rochester, dan University of Chicago mengatakan semakin banyak pemuda di Amerika Serikat yang lebih memilih bermain video game di rumahnya ketimbang pergi bekerja. Kebanyakan dari mereka juga tidak kuliah di universitas dan tinggal bersama orangtuanya.

Menurut CSMonitor, hasil riset juga menunjukkan alasan mengapa para pemuda tersebut memilih untuk bermain video game bukanlah karena minimnya lapangan pekerjaan atau keadaan ekonomi negara yang semakin sulit.

Para pemuda tersebut hanya tertarik dengan video game dan tidak ingin melakukan hal lain termasuk bekerja atau kuliah. Menariknya, para pemuda tersebut justru merasa senang dengan kehidupannya tersebut.

“Hasil riset menunjukkan para pemuda tersebut justru memiliki tingkat kebahagiaan di atas rata-rata. Hal tersebut membuat argumen video game merupakan pelampiasan karena pekerjaan sulit didapat menjadi salah,” ujar Erik Hurst, salah satu peneliti dari University of Chicago.

Data tahun 2014 menunjukkan, 20 persen pemuda berusia 21 hingga 30 tahun di Amerika Serikat tidak bekerja sama sekali. Jumlah tersebut dua kali lebih banyak dari tahun 2000, dengan jumlah pemuda tidak bekerja hanya 9,5 persen.

Studi juga menunjukkan 75 persen waktu para pemuda tersebut digunakan untuk berinteraksi dengan komputer, kebanyakan dari mereka juga bermain game. Antara tahun 2004 hingga 2007, para pemuda ini hanya bermain game rata-rata 3,4 jam dalam seminggu. Jumlah tersebut meningkat menjadi 8,6 jam di tahun 2014.

Apa penyebabnya? Hasil riset mengatakan kebanyakan pemuda tersebut mengaku game menawarkan kepuasan yang lebih baik ketimbang bekerja.

Struktur di dalam game memang selalu memberikan hadiah kepada pemain yang bekerja keras melakukan sesuatu di dalam game. Struktur tersebut yang mempengaruhi psikologi pemain sehingga mereka memilih bermain game ketimbang bekerja.

Lalu bagaimana agar mereka bisa diajak untuk keluar dan mulai bekerja? Beberapa peneliti menyarankan kepada para pemilik bisnis dan lapangan usaha untuk merubah sistem kepegawaian mereka dan menambahkan elemen khusus sehingga strukturnya akan mirip seperti game.

Beberapa elemen seperti target kerja yang terkalibrasi, serta menerapkan sistem insentif dan bonus yang telah pasti bisa diterapkan agar para pemuda tersebut merasa betah ketika bekerja karena memiliki tujuan pasti dengan hasil pasti seperti di dalam game. Strategi yang sama juga bisa digunakan di ranah edukasi, sehingga para pemuda tersebut juga tertarik untuk melanjutkan studinya.

Leave a Reply

watsup 081319253387Daftar Free Member
%d bloggers like this: